Sunday, March 16, 2025

Jajanan Khas Ramadhan dari Berbagai Daerah di Indonesia: Surga Kuliner untuk Berbuka Puasa


Hi Annyeong Teman Nunna 

Kali ini Nunna masih mau bahas seputar Ramadhan nih. Buat teman kalian menjalankan ibadah Ramadhan. Ramadhan selalu punya suasana yang beda. Mulai dari pagi yang lebih hening, siang yang penuh perjuangan menahan lapar, sampai sore yang penuh semangat berburu takjil. Salah satu hal yang paling bikin kangen dari bulan puasa adalah jajanan khas berbuka yang muncul setahun sekali.

Nah, Indonesia yang kaya budaya ini juga punya segudang kuliner khas Ramadhan dari berbagai daerah. Setiap daerah punya menu spesial yang bikin momen berbuka makin istimewa. Dari yang manis sampai gurih, dari yang menyegarkan sampai yang bikin kenyang seketika—semuanya ada!

Kita bakal jalan-jalan ke berbagai daerah dan mencicipi jajanan khas Ramadhan yang selalu dinanti setiap tahunnya. Yuk, kita mulai dari yang paling klasik dulu!

1. Kolak – Jajanan Ramadhan Sejuta Umat


Gak lengkap rasanya kalau ngomongin jajanan berbuka tanpa menyebut kolak. Dari Sabang sampai Merauke, hampir setiap daerah punya versi kolaknya sendiri. Yang paling umum adalah kolak pisang, di mana pisang raja matang direbus dalam kuah santan dan gula aren yang manis legit.

Tapi jangan salah, ada juga kolak dengan campuran ubi, labu, singkong, atau bahkan durian. Di beberapa daerah seperti Sumatra, kolak sering dikombinasikan dengan ketan hitam atau tapai. Satu hal yang pasti: semangkuk kolak hangat selalu bikin suasana berbuka terasa lebih nikmat.

2. Es Pisang Ijo – Kesegaran dari Makassar


Kalau bicara jajanan Ramadhan khas Sulawesi Selatan, es pisang ijo pasti langsung terlintas di kepala. Kuliner ini selalu jadi favorit karena rasanya yang segar dan teksturnya yang unik.

Pisang raja matang dibalut dengan adonan hijau berbahan tepung beras, lalu disajikan dengan bubur sumsum, es serut, sirup merah khas Makassar, dan susu kental manis. Kombinasi ini bikin rasanya manis, lembut, dan menyegarkan—cocok banget buat melegakan dahaga setelah seharian puasa.

3. Kicak – Takjil Unik dari Yogyakarta


Yogyakarta punya banyak jajanan khas, tapi kalau bulan Ramadhan tiba, kicak jadi bintang utama. Kicak adalah makanan manis berbahan dasar ketan yang ditumbuk sampai lembut, lalu dicampur dengan parutan kelapa, gula, dan potongan nangka.

Teksturnya mirip jenang, tapi lebih padat dan manisnya pas. Biasanya, kicak hanya bisa ditemukan di Pasar Ramadhan Kauman, Jogja. Jadi, kalau kamu mampir ke Jogja pas bulan puasa, jangan lupa berburu kicak buat menu berbuka!

4. Bubur Kampiun – Hidangan Juara dari Minang

Dari Sumatra Barat, ada bubur kampiun, yang namanya berarti juara—dan rasanya memang sejuara itu! Bubur kampiun adalah kombinasi dari berbagai jenis bubur dalam satu mangkuk.


Biasanya, ada bubur sumsum, ketan hitam, bubur kacang hijau, candil, dan kolak pisang dalam satu sajian. Rasanya manis, teksturnya beragam, dan bikin perut langsung hangat setelah seharian berpuasa. Bubur kampiun banyak dijual di pasar Ramadhan di Padang dan sekitarnya.

5. Pakat – Jajanan Unik dari Sumatra Utara



Kalau kebanyakan takjil bercita rasa manis, Sumatra Utara punya sajian berbuka yang beda banget: pakat. Ini adalah makanan khas Batak yang terbuat dari rotan muda yang dipanggang sampai empuk, lalu disajikan dengan santan dan sambal.

Rasanya gurih dengan sedikit aroma khas dari rotan panggang. Pakat sering dijual di pasar tradisional Medan selama bulan Ramadhan. Bagi yang suka eksplorasi rasa, ini wajib dicoba!

6. Lompong Sagu – Manisnya Takjil dari Maluku



Dari Maluku, ada jajanan khas Ramadhan yang gak kalah unik: lompong sagu. Makanan ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan gula merah, lalu dibungkus daun pisang dan dibakar hingga matang.

Rasanya manis dengan tekstur kenyal mirip kue lapis. Lompong sagu sering dijadikan takjil favorit di Ambon dan sekitarnya. Karena masih jarang dijual di luar Maluku, makanan ini bisa jadi pengalaman berbuka yang benar-benar spesial.

7. Barongko – Kelezatan Pisang dari Sulawesi Selatan


Masih dari Sulawesi, ada barongko, kudapan khas Bugis yang terbuat dari pisang yang dihaluskan, dicampur dengan santan, telur, dan gula, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus.

Hasilnya? Tekstur lembut seperti puding dengan rasa manis alami dari pisang. Biasanya barongko disajikan dingin, jadi makin nikmat buat melepas dahaga setelah puasa seharian.

8. Kue Biji Salak – Si Manis dari Betawi

Meskipun namanya mengandung "biji salak", kue ini sebenarnya terbuat dari ubi yang dihaluskan dan dibentuk bulat kecil-kecil, lalu direbus dalam kuah gula merah dan santan.

Rasanya manis, legit, dan teksturnya kenyal—mirip candil. Kue biji salak selalu hadir di meja orang Betawi saat berbuka puasa. Kamu bisa menemukannya di berbagai pasar takjil di Jakarta selama Ramadhan.

9. Sari Kacang Hijau – Minuman Sehat dari Lombok


Kalau biasanya kita berbuka dengan es teh atau es buah, di Lombok ada minuman khas Ramadhan bernama sari kacang hijau.

Ini bukan sekadar es kacang hijau biasa, melainkan dibuat dari sari kacang hijau yang dihaluskan, lalu dicampur dengan santan dan gula aren. Rasanya manis, gurih, dan kaya nutrisi.

10. Kue Bingka – Takjil Favorit dari Kalimantan



Dari Kalimantan, ada kue bingka, kue khas Banjar yang selalu jadi primadona saat bulan puasa. Teksturnya lembut, rasanya manis dan gurih, serta aromanya harum dari santan dan pandan.

Kue bingka sering dijual di pasar Ramadhan di Banjarmasin dan sekitarnya. Biasanya ada berbagai varian rasa, mulai dari original, kentang, hingga labu kuning.

Berbuka dengan Rasa Nusantara

Dari kolak yang klasik sampai pakat yang unik, jajanan berbuka di Indonesia memang gak ada habisnya. Setiap daerah punya menu khas yang bikin momen berbuka makin spesial. Kalau disuruh memilih mana yang lebih enak, tentu akan berbeda-beda baik rasa dan tradisi yang mengikat dalam pembuatannya. Setiap jajanan dibuat dengan keunikan dan kekhasan masing-masing. Sesuai dengan kearifan lokal yang ada di masing-masing daerah. 

Tapi seru banget ya kalau kita yang ada di satu daerah bisa merasakan berbagai rasa jajanan dari daerah lain. Kalau di Jakarta mungkin kita masih bisa temukan ragam jajanan atau kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. Tapi memang tidak semua bisa ditemukan atau dijual di Jakarta. Misal, Pakat atau Lompong Sagu yang jarang ada dijual di Jakarta. Mungkin hanya dimasak atau dibuat oleh keluarga-keluarga yang berasal dari daerahnya yang saat ini tinggal di Jakarta. Jadi tertarik untuk berburu jajanan khas dari daerah lain gak sih. 

Jadi, Ramadhan tahun ini, kenapa gak coba sesuatu yang baru? Kalau biasanya kamu berbuka dengan kolak atau es buah, coba deh berburu bubur kampiun, es pisang ijo, atau bahkan pakat! Dijamin, pengalaman berbukamu bakal lebih berwarna dengan cita rasa khas Nusantara.

Selamat berbuka puasa!


0 comments:

Post a Comment